Ransomware merupakan serangan malware yang dikirim peretas buat mengunci serta mengenkripsi perangkat personal komputer milik korban. kemudian, peretas akan meminta uang tebusan buat memulihkan aksesnya. lebih kurang, seperti itulah ilustrasi apa itu Ransomware secara sederhana.

Namun, pada kenyataannya cara kerja Ransomware dan proses penanganannya tidaklah sederhana. Jika beruntung, kamu masih bisa mendapatkan kembali akses ke perangkatmu. Namun jika tidak, ucapkan selamat tinggal pada data-data penting yang kamu miliki.

Virus ini dapat dihapus selama ada kunci enkripsi. Namun, untuk mendapatkan kode ini, Biasanya anda harus membayar uang tebusan terlebih dahulu. 

Ada baiknya kamu memahami lebih dalam lagi apa itu Ransomware dan bagaimana cara mengatasinya. Artikel ini akan membantumu mendapatkan informasi yang berguna seputar Ransomware.

Apa itu Ransomware ?

Ransomware (malicious software) adalah sejenis virus malware yang menyerang perangkat dengan sistem enkripsi file. Akibatnya komputer atau laptop yang digunakan tidak akan bisa membaca data tersebut. 

Hal ini mengakibatkan korban tidak dapat mengakses perangkatnya hingga data didekripsi – diproses kembali dari bentuk yang terenkripsi sehingga perangkat dapat membacanya. 

Dari semua malware yang ada, ransomware adalah salah satu yang paling berbahaya. Tidak seperti malware lainnya, ransomware dapat mengacaukan sistem perangkat Anda hingga tidak dapat digunakan. 

Anda memerlukan kode enkripsi yang diberikan peretas jika membayar uang tebusan. Jika Anda gagal mendekripsi perangkat kamu dalam waktu yang diberikan, maka data di perangkat akan hilang. 

Cara mencegah serangan Ransomware

Sekarang setelah kamu mengetahui apa itu ransomware, saatnya mempelajari cara mencegah serangan ransomware untuk melindungi perangkat kamu. Inilah langkah yang dapat Anda lakukan:  

1.Hindari halaman web tanpa HTTPS

HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure melindungi transmisi data di Internet dengan mengenkripsi data. HTTPS memastikan keamanan Anda saat mengunjungi situs web yang menggunakan HTTPS dengan tiga cara:
Otentikasi, integritas, dan enkripsi.  

Mengunjungi situs web yang menggunakan protokol HTTPS akan membantu Anda menghindari serangan malware yang tersembunyi. Anda dapat mengetahui apakah suatu situs sudah menggunakan HTTPS dengan memeriksa URL situs tersebut.  

2.Hindari mengnduh file dari situs tidak resmi

Saat ini banyak bermunculan situs-situs ilegal yang mudah diakses. Harap perhatikan bahwa membuka halaman seperti itu sangat berbahaya. Terutama ketika harus mengunduh dan menginstalnya di perangkat Anda. File di situs web ilegal adalah tempat persembunyian terbaik untuk virus. Setelah penyusupan ke dalam perangkat, perangkat dapat langsung terinfeksi, yang menyebabkan korban akhirnya mengalami kesulitan mengakses data.  

3.Hindari iklan dan tautan mencurigakan

Iklan malware adalah metode yang sering digunakan oleh peretas untuk menyebarkan malware, termasuk ransomware. Anda mungkin secara tidak sengaja mengklik tautan iklan dan tidak menyadari bahwa ransomware telah diinstal di perangkat Anda. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat melihat iklan atau tautan yang mencurigakan di internet.  

4.Selalu Backup Data 

Virus ini bekerja dengan mengenkripsi data dan mengancam akan menghapusnya jika korban tidak membayar uang tebusan. Itulah mengapa penting bagi siapa pun yang memiliki data di perangkat untuk selalu mencadangkannya secara rutin. Selama ada ruang cadangan dan data di perangkat terlindungi dari virus, ini bukan masalah besar bagi Anda. 

5.Aktifkan firewall dan antivirus

Firewall dan antivirus adalah cara paling efektif untuk mencegah serangan ransomware dan jenis malware lainnya. Firewall memfilter perangkat data apa yang diakses saat terhubung ke internet, Selayaknya tembok yang melindungi perangkat dari pencurian data oleh peretas.

Itulah pengertian dan cara mencegah dari serangan Ransomware,pastikan perangkat kamu sudah melakukan backup data dan mengaktifkan antivirus.